Selasa, 21 Mei 2013

Niall's photos





Cute Niall -I will posting more photos of Niall- ^^





ZLS - Little Things


#1DLS #ZLS : Little Things

Gue pun terbangun disaat seseorang membangunkan ku
“hei! Wake up!” lalu gue pun bangun.
“ugh.. good morning..” lalu gue diangkat sama orang tersebut biar bisa duduk dengan tegak
“drink this first” lalu gue minum teh itu. Orang tersebut hanya tersenyum saja.
“thanks” lalu gue beranjak... lalu...
---------------------------------------------------------------
“WAAAAKKEEEE UUPPPP!!!!!” kata ibu ku.
“yes i know mooomm!!! I already wakeee!!” lalu gue bangun langsung ke bawah.. hah.. ternyata tadi tuh mimpi.. gue udah banyak mimpi dengan orang tersebut. Ada apa ya?
“this the last school right?” kata ibuku. Oh ya, bentar lagi kelulusan.
“yeah mom. I know” kata ku langsung meminum susu teh yang telah dihidangkan. Lalu, kudengar ada suara mobil.
“mom, I’m off, bye” lalu gue langsung keluar.

--skip skolah—
“Pagi” kata teman sebangku ku.
“pagi juga” sahut ku
“eh.. tau gak, nanti, One Direction mau kesini tau...”
“HAH?? Napain?”kataku bingung
“One Direction kan mau amal, amal nya tuh datengin skolah yang ada di London, termasuk kita..” kata temanku girang
“oohh... baguslah..” lalu gue langsung keluar.. waktu di lorong ga sengaja nabrak cowok
“eeehh.. I’m sorry” kata ku
“It’s alright” lalu cowok itu narik tanganku.. (karenaa gue jatuh .-.) “what’s your name?” kata cowok itu
“umm.. my name is Clara Kinglonston” kata ku malu.
“that’s the beautiful name like you. Oh, yeah, my name is Zayn, see you later..” kata cowok itu langsung pake hoodie nya (karena dia pake jaket berhoodie) dan langsung pergi..
“CLLAARAAAA!!!” kata temanku berlari ke arahku
“yup?” kata ku dengan entangnya (eeeaaa._.)
“i... itu... itu Zayn Javadd Malik taauu!!” kata teman ku ga percaya
“truss??” kataku terbingung-bingung
“Masa lo gatau?? Itu personil 1D yang paling keceeee tauu!!”
“tau gue. Truss knapa emangnya?” kata gue bingung
“knapa lo ga minta tanda tangan atau semacam nya.. beruntung tau! Bisa lo buat jadi bukti udah ketemu ama 1D..”
“ah.. gue gak ngefans gini... udah ah, masuk kelas aja..”
“ya sudah deh terah lo,” lalu kita masuk kelas
--SKIP PULANG SEKOLAH--
“bye all..” kata ku langsung keluar skolah dan mau berniat ingin ke Nandos
--di Nandos--
“pesen hamburger ama kentang ya..” lalu pelayan itu pergi.. gue ngerasa kalo gue di liatin terus tapi gue tetep cuek aja. Lalu gue didatangi ama seseorang.. yaitu Zayn..
“hey..” lalu kata Zayn “boleh duduk disini?” kata Zayn
“boleh kok...” kata ku lalu Zayn duduk disebelah
“eh, tau ga kalo nanti 1D bakal nampil di sekolah mu” kata Zayn
“tau kok.. buat amal kan?”
“betull.. pintaarr..” kata Zayn ngacak-ngacakin rambut gue “eh.. gue pergi ya?” kata Zayn sambil liat temen-temennya minta dia pulang
“secepat itukah?” kata ku bingung
“yup.. tenang aja kok.. kita bakal bertemu lagi” kata Zayn beranjak
“kapan??” kata gue
“lusa... di saat 1D nampil di sekolah mu..” lalu Zayn pergi bareng temennya.. gue masih terpaku melihat dia dan langsung makan karena makanan nya sudah ada..
--skip--
Lalu gue balik ke rumah, dan seperti biasa, yang buka pembantu
“slamat datang kembali, nona..”
“iya.. mama kmana, mba??” kata ku
“ke Los Angeles..” kata pembantu
“oh.. gitu,” kata ku lalu masuk dan langsung masuk ke kamar dan langsung nyalain tv.. seperti biasa nonton. “bosaaann..” lalu matiin tv dan akhirnya tidur.                                                                                                      
-----------------------------------------------------------------------------
“HHAAAAHH!!!” kata ku langsung bangun.. gue hanya memeluk diri sendiri.. “i..itu apa??” kata ku langsung tiduran lagi.. dan gue rasa gue demam..
“non knapa?” kata pembantu ku langsung buka pintu dan melihat gue
“gapapa.. hanya ngerasa panas aja..” kata ku.. pembantu ku lalu memegang dahi ku..   
“anda sakit demam non.. aku rasa penyakit nona mau kambuh,” kata pembantu ku. Gue hanya mengangguk-angguk, lalu gue tiduran lagi.
Tanpa gue tau, gue udah tidur sampai jam 6 pagi (lamanyaa.-.) lalu gue langsung beranjak, tapi terjatuh lagi karena tak kuat akibat pusing yang sangat datang menghadang kembali.
“ukhh... sakit..” lalu gue hanya tiduran lagi dan hanya nonton saja.. tak lama kemudian, ada yang bbm gue, ternyata sahabat gue yang tanya gue belom masuk-masuk. Setelah gue bales, ada yang minta request dan ternyata itu Zayn.-.
“Zayn??” tanya gue terbingung lalu, mau ga mau gue acceptin.. lalu langsung dapat bbm dari dia
“Hai, katanya lo sakit ya? GWS yaa ;;) :*” kata Zayn di bbm
“makasih.. btw, lo tau gue sakit darimana?”
“tau lah, dari PM mu ditulis sick.. makanya gue tau..”kata zayn di bbm lalu liat PM gue dan gue balas lagi
“thanks ya.. makasih juga lo perhatian ama gue” kata gue lalu cuma di read dan gue tertidur lagi... saat bangun, tepat nya jam 5 sore, gue langsung kebawah dan memaksakan diri untuk kebawah untuk makan karena blom makan ampe sekarang._. lalu gue ambil temperatur untuk ngukur suhu badan gue.
“ya ampun.. makin parah sih??” lalu gue langsung ambil obat yang ada di ruangan bokap karena bokap dulu dokter. Lalu gue tiduran lagi.. sebelum gue tidur lelap, gue dapet bbm dari Zayn..
“jadi kan?” kata Zayn di bbm
“jadi apa.-. kok gue gatau?”
“nonton amal, ingat gak??” kata zayn.. OMG, gue lupaaa.. lalu gue hanya ngeread aja dan tidur lelap..
Keesokanya, langsung bangun, mandi, smuanya yang biasa kulakukan.. gue ga rela ketinggalan acara amal walau tau kalo dipaksakan nanti malah makin menjadi-jadi, toh, ga ada nyokap :p lalu gue ambil jaket dan kunci mobil lalu ke teras dan tancap gas
“huhh.... kenapa gue sakit disaat-saat begini sih?” gumam gue lalu gue markir dan memaksakan lari.. pas sekali gue liat dia turun panggung.
“ternyata gue telat” lalu gue berniat pergi. Tapi....
--ZAYN POV--
Gue denger suara Clara dari jauh.. entah kenapa dia baru datang sekarang.
“eh, Zayn, lo kenapa bengong??” kata Harry ke gue.
“kita naik panggung lagi, please??” kata gue
“what???!! Buat apa Zayn? Gue capeekkk.. mau makan ke Nandos” kata Niall.
“ya elah, nanti gue traktir lo semua kalo nurut sama gue,” kata gue
“beneran??? Asiiikkk... naik yuuukkk”kata Niall lalu ambil gitar
“hah... giliran traktir, Niall langsung semangat dehh.. ya sudah, naik lagi” kata Louis
“oke.. thanks ya bro..” lalu gue naik ke panggung. Dan langsung ambil posisi..
“hey guys, we comin’ again.. vas’ happen??” kata gue ke semua murid.. dan hanya di jawab dengan teriakan para murid
--END ZAYN POV--
Gue taget disaat Zayn naik ke panggung lagi..
“napain ya Zayn naik??” gumam ku lalu gue hanya diam aja disitu
“kita mau nyanyiin Kiss You sama Little Things ya..” kata Zayn lalu banyak yang nyorakin.. gue hanya diam disitu lalu menikmati nya saja..
“makasih all..”lalu One Direction turun dan langsung bubar.. sedangkan gue langsung ke lorong lantai 2. Entah kenapa diriku mengatakan keatas. Lalu ada yang ngedekapin gue dari belakang..
“Clara.. thanks udah datang...” kata Zayn
“i..iya Zayn” kata gue jawabin dia
“Clara.. lo udah sembuh kan??” kata Zayn lalu lepasin dekapan nya lalu acak-acakin rambut gue
“umm.. gak juga sih.. Cuma  gue paksain aja kesini, gue gamau lewatin acara amal.. kasihan lo kan?? Gue juga bukan tipe orang yang ngelanggar janji” jawab gue
“ya ampun.. makasih ya..” kata Zayn
“iya..”
“Clar... gue mau bilang... gu.. guee..” kata Zayn
“yupp??” kata gue dengan suara agak berat.. lalu gue pandangannya kabur disaat dia bilang “gue” dan gue hanya mendengar suara memanggil suara gue
-----------------------------------------------------------
“ukh..” kata gue sambil megang kepala gue dan hanya ngeliat One direction ada di hadapan gue
“lo udah bangun ya, clar??” kata Zayn
“iya..”
“maaf ya.. kalo gara gara gue jadi nya penyakit lo kambuh..” kata Zayn sambil megang tangan gue.. gue bingung
“loo.. lo kok tau gue berpenyakitan??” kata gue bingung
“kita tau dari dokter.. kalo lo itu kanker darah..” kata Liam
“ya ampun.. maaf kan gue ya kalo ngerepotin” kata gue
“harusnya bukan lo yang minta maaf.. gue..” kata Zayn “gue yang buat lo maksain diri disaat lo kambuh..” lanjut Zayn nunduk
“sudah, sudah, lagi pula ini salah gue maksain kok..” kata gue lalu ketawa. Lalu gue di peluk sama Zayn
“jangan ketawa.. ini salah gue.. titik” lalu gue liat anak 1D yang lain udah pergi “Clar.. gue mau lanjutin kata-kata gue.. Gue, gue suka sama lo pada pandangan pertama.. so, you wanna be my girlfriend??” kata Zayn makin meluk gue makin dekap.. gue taget..
“Zayn.. I want..” kata gue sambil tersenyum “tapi, gapapa kan kalo kau punya pacar berpenyakitan seperti ku??” lanjut ku
“iya.. gue kan ga nilai lo berpenyakitan ato gak..” kata Zayn lalu gue senyum dan dia melepaskan dekapan gue dan mencium gue

Sudah 3 bulan gue pacaran sama Zayn.. semua nya gue lalui bersamanya walau hanya di lingkungan rumah sakit karena penyakit gue makin lama makin memburuk.. tapi kalo ama Zayn, gue ga merasa demikian
“good morning darl...” kata Zayn ke gue
“pagi..” kata gue lalu bangkit dan duduk di kasur
“minum teh dulu yaaa..” kata Zayn lalu gue minum teh nya.. entah kenapa.. disaat bersamanya gue ngerasa Zayn makin lama makin mirip dengan cowok yang suka gue mimpiin
“sudah selesai darll??” kata Zayn dengan muka unyu-unyu gituu dehh :p
“udah kok.. thanks” kata gue tersenyum ke dia dan dia hanya balas dengan senyum lalu menaruh cangkir yang tadi dipakai untuk minum teh tadi “Zayn, kok lo mirip ama orang yang sering gue mimpiin ya sejak kecil??” kata gue bingung
“hah?? Kalo gue dulu sering mimpiiin anak kecil, mirip banget ama lo.. tapi gatau deh apa mirip ato gk” kata Zayn
“hahaa.. Zayn,zayn, lo labil amat sihh...” kata gue, lalu Zayn ketawa gitu..wkwkwkkk
“Zayn.. seandainya gue sembuh gimana ya??” kata gue ngawur
“gue nikahin looo... hahahaa.. boleh kan darl??” kata Zayn
“boleh-boleh.. hahahaa.. uhukkk” kata gue lalu batuk saking ketawa nya terlalu berlebihan.. hahahahaa...
“tuh kan kau batukk.. makanya jangan berlebihan...”  kata Zayn nge poke gue
“hahaahaa.. Zayn, zaynn..” kata gue ketawa-ketawa. Lalu gue dibantuin berdiri
“ke taman Rumah Sakit yukk,” kata Zayn lalu gue hanya mengangguk saja. Saat beranjak, tiba-tiba ada cewek yang mirip banget yang suka di gosipin dekat sama Zayn, bahkan banyak rumor yang bilang dia pacaran sama cewek tersebut.. ya, namanya dia adalah Perrie. Mimik gue yang tadi seneng langsung sebel..
“haaaaaiii daarll, aku mau numpang dulu ya disini, di luar banyak paparazi.. pusing aku, beeebb,” kata Perrie dengan muka alay+lebay.. jijik amatt :& (jangan kesel bagi yang mendukung ZaP ya ._.v)
“napain lo disini??? Ini tuh kamar C.L.A.R.A, ngerti gakk?? Jadi lo ga usah kesini deh dengan muka alay muu..” kata Zayn
“eh? Lo masih ama dia?? Bukannya kau sama gue yaa?? Bukanya kata lo mau putus? Mana buktinya??” kata Perrie.. gue spontan taget
“apa mksd lo Per?? Lo mau ngehancurin hubungan guee??” kata gue bentakin dia tapi Zayn nahanin gue
“gue ngomong yang asli.. mau bukti? Nihh..” kaata perrie sambil ambil I-Phone nya dia buka data.. gue liat dia berani, jangan-jangan itu bener lagi? Lalu Perrie nyalain I-Phone nya dia. Gue ga nyangka, ternyata bener
“Pe..Perr!! lo dapet itu darimana??” kata Zayn marah sambil megang tangan Perrie keras-keras ampe Perrie kesakitan
“CUKUP ZAYN!!” kata gue marah
“Clarrr... give me a break pleasee?? I can explain it!!” kata Zayn megang tangan gue dengan muka melas tapi gue lepasin tangannya
“no!! You was broke my heart! I can’t trust you again” kata gue lalu gue lari sambil meneteskan air mata
--ZAYN POV--
Genggaman gue di lepas oleh Clara.. sebenernya itu hanya bohongan, tipuan.. dia memanfaatkan itu voice note saat gue ga suka ama temen gue yang lama, tapi dia masih saja menyimpannya..
“Sudah, dia udah pergi..” kata Perrie enteng
“Siapa lo?? Gue gaada kaitannya ama lo! dasar hama!!” kata gue langsung kejar Clara.. gue nanya terus sama suster-suster sana, terus gue liat dia lari keluar, lari ke depan jalan raya
“Claraa!!” teriak gue ke dia tapi dia makin lari kencang.. lalu ada truk yang mau menabrak Clara
“CLARAAAAAA!!!!” kata gue lalu lari kenceng dan mendorong Clara sambil memeluk nya agar dia gak kesakitan
“Za.... Zayn??” kata Clara lalu gue tetep aja memaksakan diri agar kuat lalu mencium jidatnya Clara
“udah, lo jangan ulangi ini ya... dia hanya buat kita gampang putus.. semuanya itu bohongg.. jangan percaya”kata gue dan dia mengangguk-angguk “ya sudah.. sekarang kita balik ke rumah sakit ya..” kata gue.. dia hanya ngangguk-ngangguk. Gue lalu berdiri dan bantuin dia berdiri dan di fotoin ama paparazi
--END ZAYN POV--
Gue taget dia nyelamatin gue dari tabrakan truk itu. Kalo ga, mungkin gue udah sama kayak aspal kali.. lalu dia meng explain ke gue lalu gue hanya ngangguk aja. Saat dia bantuin gue, tiba-tiba papparazi datang mengelilingi gue
“Zaynn...” bisik gue ke Zayn, tapi dia tetap tidak menjawab hanya memgang pinggul gue
“Zayn, bisakah anda menjelaskan siapa dia?? Apa dia pacar mu yang baru/ atau selingkuhan nya Perrie??” kata Papparazi sedangkan gue hanya takut gemetaran lalu Zayn ngomong
“Maaf, dia pacar asliku...Perrie bukan pacarku..” kata Zayn langsung narik gue keluar keramaian dan gue taget banget
“Zayn?” kata gue ke Zayn sambil lari tapi Zayn hanya ngasih kode.. buset gue.. gue.. gue gatau artinya .______________. #gubraakk
*SKIP di rumah sakit*
“Zayn..” kata gue ke dia sambil melas sedangkan dia sedang nyiapin minum tapi dia tetap ga noleh “makasih Zayn.. tapi lo bener-bener yakin bilang itu di depan publik??” langsung Zayn noleh ke gue langsung lari ke arah gue dan meluk gue
“gue kan ngasih tau yang nyata ke publik” kata Zayn ke gue dan pelukannya makin erat dan gue hanya bilang “Terimakasih” lalu Zayn lepasin pelukan gue
“apa lo gak suka?” tanya Zayn ke gue
“gak... aku hanya taget aja knapa lo bilang itu ke gue..” kata gue sambil senyum dan dia tersenyum

Setelah beberapa bulan berjalan terus, berita gue pacaran sama Zayn sudah tersebar di smua negara.. dan anehnya smua Directioner menyutujui hubungan gue sama Zayn termasuk momnya dia.. ahhh, pokoknya seneng gue sampai pada suatu hari
“Clara.. ini 1 year Anniv” kata Zayn.. ya, 1 tahun dan gue sudah dipulangkan beberapa bulan yang lalu dan itu adalah suatu anugrah bangeeett TwT)7
“lo mau napain untuk ngerayain anniv 1 year kita??” kata Zayn
“ehmm, ke taman aja, atau ga makan-makan aja.. soalnya aku mau nya simple simple aja, Za :3” kata ku ke Zayn, dan Zayn hanya senyum-senyum sndiri
“okay deh, babe, kau sekarang ganti baju dulu.. yang simple tapi cantik ya.. kan kata nya mau simple perayaannya :3” kata Zayn. Gue haya senyum sambil ngangguk lalu keatas untuk ganti baju. Setelah selesai, Zayn juga udah ganti baju (aku gatau kapan dia ganti baju ._.)
“yuk babe, tapi kau harus kututup matanya,” kata Zayn lalu gue ditutup matanya ama Zayn pakai kain lalu gue masuk mobil
Saat menunggu lama, aku pun sudah tiba di padang rumput yang luas.. Disana hanya lake dan tempat duduk
“ya ampun sepi amat yaa,”kataku senyum
“Do you like it??” tanya Zayn
“A lott,” kataku lalu mencium keningnya dan berlari-lari ke meja tersebut dan Zayn nyusul dengan cara dia mengejarku.. Ah, romantik banget~
“udah laper??” tanyanya lalu aku ngangguk dan tanganku ditarik sama Zayn ke tempat duduk yang disediakan. Ada 2 kusi dan satu meja, bunga dan makanan. Romantik bangett :”)
“you first, princess ;)”kata Zayn sambil kayak gituin kursi ku (tau kan._.)
“thanks, prince :)”kataku lalu Zayn duduk dan awkward pun terjadi
“kamu ga makan?? Katanya laper,”goda Zayn lalu aku geleng-geleng kepala “kalau gamakan aku suapin ya,”tanyanya lalu aku ngangguk dan aku disuapin ama Zayn. Seneng banget ;”)
“oh ya btw, kamu udah agak sehatan kan?”tanya Zayn lalu aku ngangguk. Dan dia ambil seseuatu dari saku celananya lalu mengeluarkan kotak kecil
“dulu, kamu pernah nanya kan? Kalau kamu sehat, aku bakal napain? Sekarang aku mau menepati janji ku :)”katanya lalu aku nangis terharu
“Za-Zayn :”)” kataku lalu dia mengenggam tanganku lalu memasukkan isi dari kotak kecil itu, sebuah cincin, lalu berkata
“So, you wanna to be my pride?”
“Yes I will” kataku lalu kami pun hidup happily ever after~

----------------------------- THE END -----------------------------