Kamis, 26 Desember 2013
Selasa, 21 Mei 2013
ZLS - Little Things
#1DLS #ZLS : Little Things
Gue pun terbangun disaat
seseorang membangunkan ku
“hei! Wake up!” lalu gue pun
bangun.
“ugh.. good morning..” lalu gue
diangkat sama orang tersebut biar bisa duduk dengan tegak
“drink this first” lalu gue minum
teh itu. Orang tersebut hanya tersenyum saja.
“thanks” lalu gue beranjak...
lalu...
---------------------------------------------------------------
“WAAAAKKEEEE UUPPPP!!!!!” kata
ibu ku.
“yes i know mooomm!!! I already
wakeee!!” lalu gue bangun langsung ke bawah.. hah.. ternyata tadi tuh mimpi..
gue udah banyak mimpi dengan orang tersebut. Ada apa ya?
“this the last school right?”
kata ibuku. Oh ya, bentar lagi kelulusan.
“yeah mom. I know” kata ku
langsung meminum susu teh yang telah dihidangkan. Lalu, kudengar ada suara
mobil.
“mom, I’m off, bye” lalu gue langsung
keluar.
--skip skolah—
“Pagi” kata teman sebangku ku.
“pagi juga” sahut ku
“eh.. tau gak, nanti, One
Direction mau kesini tau...”
“HAH?? Napain?”kataku bingung
“One Direction kan mau amal, amal
nya tuh datengin skolah yang ada di London, termasuk kita..” kata temanku
girang
“oohh... baguslah..” lalu gue
langsung keluar.. waktu di lorong ga sengaja nabrak cowok
“eeehh.. I’m sorry” kata ku
“It’s alright” lalu cowok itu
narik tanganku.. (karenaa gue jatuh .-.) “what’s your name?” kata cowok itu
“umm.. my name is Clara
Kinglonston” kata ku malu.
“that’s the beautiful name like
you. Oh, yeah, my name is Zayn, see you later..” kata cowok itu langsung pake
hoodie nya (karena dia pake jaket berhoodie) dan langsung pergi..
“CLLAARAAAA!!!” kata temanku
berlari ke arahku
“yup?” kata ku dengan entangnya
(eeeaaa._.)
“i... itu... itu Zayn Javadd
Malik taauu!!” kata teman ku ga percaya
“truss??” kataku
terbingung-bingung
“Masa lo gatau?? Itu personil 1D
yang paling keceeee tauu!!”
“tau gue. Truss knapa emangnya?”
kata gue bingung
“knapa lo ga minta tanda tangan
atau semacam nya.. beruntung tau! Bisa lo buat jadi bukti udah ketemu ama 1D..”
“ah.. gue gak ngefans gini...
udah ah, masuk kelas aja..”
“ya sudah deh terah lo,” lalu
kita masuk kelas
--SKIP PULANG SEKOLAH--
“bye all..” kata ku langsung
keluar skolah dan mau berniat ingin ke Nandos
--di Nandos--
“pesen hamburger ama kentang
ya..” lalu pelayan itu pergi.. gue ngerasa kalo gue di liatin terus tapi gue
tetep cuek aja. Lalu gue didatangi ama seseorang.. yaitu Zayn..
“hey..” lalu kata Zayn “boleh
duduk disini?” kata Zayn
“boleh kok...” kata ku lalu Zayn
duduk disebelah
“eh, tau ga kalo nanti 1D bakal
nampil di sekolah mu” kata Zayn
“tau kok.. buat amal kan?”
“betull.. pintaarr..” kata Zayn
ngacak-ngacakin rambut gue “eh.. gue pergi ya?” kata Zayn sambil liat
temen-temennya minta dia pulang
“secepat itukah?” kata ku bingung
“yup.. tenang aja kok.. kita
bakal bertemu lagi” kata Zayn beranjak
“kapan??” kata gue
“lusa... di saat 1D nampil di
sekolah mu..” lalu Zayn pergi bareng temennya.. gue masih terpaku melihat dia
dan langsung makan karena makanan nya sudah ada..
--skip--
Lalu gue balik ke rumah, dan
seperti biasa, yang buka pembantu
“slamat datang kembali, nona..”
“iya.. mama kmana, mba??” kata ku
“ke Los Angeles..” kata pembantu
“oh.. gitu,” kata ku lalu masuk
dan langsung masuk ke kamar dan langsung nyalain tv.. seperti biasa nonton.
“bosaaann..” lalu matiin tv dan akhirnya tidur.
-----------------------------------------------------------------------------
“HHAAAAHH!!!” kata ku langsung
bangun.. gue hanya memeluk diri sendiri.. “i..itu apa??” kata ku langsung
tiduran lagi.. dan gue rasa gue demam..
“non knapa?” kata pembantu ku
langsung buka pintu dan melihat gue
“gapapa.. hanya ngerasa panas
aja..” kata ku.. pembantu ku lalu memegang dahi ku..
“anda sakit demam non.. aku rasa
penyakit nona mau kambuh,” kata pembantu ku. Gue hanya mengangguk-angguk, lalu
gue tiduran lagi.
Tanpa gue tau, gue udah tidur
sampai jam 6 pagi (lamanyaa.-.) lalu gue langsung beranjak, tapi terjatuh lagi
karena tak kuat akibat pusing yang sangat datang menghadang kembali.
“ukhh... sakit..” lalu gue hanya
tiduran lagi dan hanya nonton saja.. tak lama kemudian, ada yang bbm gue,
ternyata sahabat gue yang tanya gue belom masuk-masuk. Setelah gue bales, ada
yang minta request dan ternyata itu Zayn.-.
“Zayn??” tanya gue terbingung
lalu, mau ga mau gue acceptin.. lalu langsung dapat bbm dari dia
“Hai, katanya lo sakit ya? GWS
yaa ;;) :*” kata Zayn di bbm
“makasih.. btw, lo tau gue sakit
darimana?”
“tau lah, dari PM mu ditulis
sick.. makanya gue tau..”kata zayn di bbm lalu liat PM gue dan gue balas lagi
“thanks ya.. makasih juga lo perhatian
ama gue” kata gue lalu cuma di read dan gue tertidur lagi... saat bangun, tepat
nya jam 5 sore, gue langsung kebawah dan memaksakan diri untuk kebawah untuk
makan karena blom makan ampe sekarang._. lalu gue ambil temperatur untuk ngukur
suhu badan gue.
“ya ampun.. makin parah sih??”
lalu gue langsung ambil obat yang ada di ruangan bokap karena bokap dulu
dokter. Lalu gue tiduran lagi.. sebelum gue tidur lelap, gue dapet bbm dari
Zayn..
“jadi kan?” kata Zayn di bbm
“jadi apa.-. kok gue gatau?”
“nonton amal, ingat gak??” kata
zayn.. OMG, gue lupaaa.. lalu gue hanya ngeread aja dan tidur lelap..
Keesokanya, langsung bangun,
mandi, smuanya yang biasa kulakukan.. gue ga rela ketinggalan acara amal walau
tau kalo dipaksakan nanti malah makin menjadi-jadi, toh, ga ada nyokap :p lalu
gue ambil jaket dan kunci mobil lalu ke teras dan tancap gas
“huhh.... kenapa gue sakit
disaat-saat begini sih?” gumam gue lalu gue markir dan memaksakan lari.. pas
sekali gue liat dia turun panggung.
“ternyata gue telat” lalu gue
berniat pergi. Tapi....
--ZAYN POV--
Gue denger suara Clara dari
jauh.. entah kenapa dia baru datang sekarang.
“eh, Zayn, lo kenapa bengong??”
kata Harry ke gue.
“kita naik panggung lagi,
please??” kata gue
“what???!! Buat apa Zayn? Gue
capeekkk.. mau makan ke Nandos” kata Niall.
“ya elah, nanti gue traktir lo
semua kalo nurut sama gue,” kata gue
“beneran??? Asiiikkk... naik
yuuukkk”kata Niall lalu ambil gitar
“hah... giliran traktir, Niall
langsung semangat dehh.. ya sudah, naik lagi” kata Louis
“oke.. thanks ya bro..” lalu gue
naik ke panggung. Dan langsung ambil posisi..
“hey guys, we comin’ again.. vas’
happen??” kata gue ke semua murid.. dan hanya di jawab dengan teriakan para
murid
--END ZAYN POV--
Gue taget disaat Zayn naik ke
panggung lagi..
“napain ya Zayn naik??” gumam ku
lalu gue hanya diam aja disitu
“kita mau nyanyiin Kiss You sama
Little Things ya..” kata Zayn lalu banyak yang nyorakin.. gue hanya diam disitu
lalu menikmati nya saja..
“makasih all..”lalu One Direction
turun dan langsung bubar.. sedangkan gue langsung ke lorong lantai 2. Entah
kenapa diriku mengatakan keatas. Lalu ada yang ngedekapin gue dari belakang..
“Clara.. thanks udah datang...”
kata Zayn
“i..iya Zayn” kata gue jawabin
dia
“Clara.. lo udah sembuh kan??”
kata Zayn lalu lepasin dekapan nya lalu acak-acakin rambut gue
“umm.. gak juga sih.. Cuma gue paksain aja kesini, gue gamau lewatin
acara amal.. kasihan lo kan?? Gue juga bukan tipe orang yang ngelanggar janji”
jawab gue
“ya ampun.. makasih ya..” kata
Zayn
“iya..”
“Clar... gue mau bilang... gu..
guee..” kata Zayn
“yupp??” kata gue dengan suara
agak berat.. lalu gue pandangannya kabur disaat dia bilang “gue” dan gue hanya
mendengar suara memanggil suara gue
-----------------------------------------------------------
“ukh..” kata gue sambil megang
kepala gue dan hanya ngeliat One direction ada di hadapan gue
“lo udah bangun ya, clar??” kata
Zayn
“iya..”
“maaf ya.. kalo gara gara gue
jadi nya penyakit lo kambuh..” kata Zayn sambil megang tangan gue.. gue bingung
“loo.. lo kok tau gue
berpenyakitan??” kata gue bingung
“kita tau dari dokter.. kalo lo
itu kanker darah..” kata Liam
“ya ampun.. maaf kan gue ya kalo
ngerepotin” kata gue
“harusnya bukan lo yang minta
maaf.. gue..” kata Zayn “gue yang buat lo maksain diri disaat lo kambuh..”
lanjut Zayn nunduk
“sudah, sudah, lagi pula ini
salah gue maksain kok..” kata gue lalu ketawa. Lalu gue di peluk sama Zayn
“jangan ketawa.. ini salah gue..
titik” lalu gue liat anak 1D yang lain udah pergi “Clar.. gue mau lanjutin
kata-kata gue.. Gue, gue suka sama lo pada pandangan pertama.. so, you wanna be
my girlfriend??” kata Zayn makin meluk gue makin dekap.. gue taget..
“Zayn.. I want..” kata gue sambil
tersenyum “tapi, gapapa kan kalo kau punya pacar berpenyakitan seperti ku??”
lanjut ku
“iya.. gue kan ga nilai lo
berpenyakitan ato gak..” kata Zayn lalu gue senyum dan dia melepaskan dekapan
gue dan mencium gue
Sudah 3 bulan gue pacaran sama
Zayn.. semua nya gue lalui bersamanya walau hanya di lingkungan rumah sakit
karena penyakit gue makin lama makin memburuk.. tapi kalo ama Zayn, gue ga
merasa demikian
“good morning darl...” kata Zayn
ke gue
“pagi..” kata gue lalu bangkit
dan duduk di kasur
“minum teh dulu yaaa..” kata Zayn
lalu gue minum teh nya.. entah kenapa.. disaat bersamanya gue ngerasa Zayn
makin lama makin mirip dengan cowok yang suka gue mimpiin
“sudah selesai darll??” kata Zayn
dengan muka unyu-unyu gituu dehh :p
“udah kok.. thanks” kata gue
tersenyum ke dia dan dia hanya balas dengan senyum lalu menaruh cangkir yang
tadi dipakai untuk minum teh tadi “Zayn, kok lo mirip ama orang yang sering gue
mimpiin ya sejak kecil??” kata gue bingung
“hah?? Kalo gue dulu sering
mimpiiin anak kecil, mirip banget ama lo.. tapi gatau deh apa mirip ato gk”
kata Zayn
“hahaa.. Zayn,zayn, lo labil amat
sihh...” kata gue, lalu Zayn ketawa gitu..wkwkwkkk
“Zayn.. seandainya gue sembuh
gimana ya??” kata gue ngawur
“gue nikahin looo... hahahaa..
boleh kan darl??” kata Zayn
“boleh-boleh.. hahahaa.. uhukkk”
kata gue lalu batuk saking ketawa nya terlalu berlebihan.. hahahahaa...
“tuh kan kau batukk.. makanya
jangan berlebihan...” kata Zayn nge poke
gue
“hahaahaa.. Zayn, zaynn..” kata
gue ketawa-ketawa. Lalu gue dibantuin berdiri
“ke taman Rumah Sakit yukk,” kata
Zayn lalu gue hanya mengangguk saja. Saat beranjak, tiba-tiba ada cewek yang
mirip banget yang suka di gosipin dekat sama Zayn, bahkan banyak rumor yang
bilang dia pacaran sama cewek tersebut.. ya, namanya dia adalah Perrie. Mimik
gue yang tadi seneng langsung sebel..
“haaaaaiii daarll, aku mau
numpang dulu ya disini, di luar banyak paparazi.. pusing aku, beeebb,” kata
Perrie dengan muka alay+lebay.. jijik amatt :& (jangan kesel bagi yang
mendukung ZaP ya ._.v)
“napain lo disini??? Ini tuh
kamar C.L.A.R.A, ngerti gakk?? Jadi lo ga usah kesini deh dengan muka alay
muu..” kata Zayn
“eh? Lo masih ama dia?? Bukannya
kau sama gue yaa?? Bukanya kata lo mau putus? Mana buktinya??” kata Perrie..
gue spontan taget
“apa mksd lo Per?? Lo mau
ngehancurin hubungan guee??” kata gue bentakin dia tapi Zayn nahanin gue
“gue ngomong yang asli.. mau
bukti? Nihh..” kaata perrie sambil ambil I-Phone nya dia buka data.. gue liat
dia berani, jangan-jangan itu bener lagi? Lalu Perrie nyalain I-Phone nya dia.
Gue ga nyangka, ternyata bener
“Pe..Perr!! lo dapet itu
darimana??” kata Zayn marah sambil megang tangan Perrie keras-keras ampe Perrie
kesakitan
“CUKUP ZAYN!!” kata gue marah
“Clarrr... give me a break
pleasee?? I can explain it!!” kata Zayn megang tangan gue dengan muka melas
tapi gue lepasin tangannya
“no!! You was broke my heart! I
can’t trust you again” kata gue lalu gue lari sambil meneteskan air mata
--ZAYN POV--
Genggaman gue di lepas oleh
Clara.. sebenernya itu hanya bohongan, tipuan.. dia memanfaatkan itu voice note
saat gue ga suka ama temen gue yang lama, tapi dia masih saja menyimpannya..
“Sudah, dia udah pergi..” kata
Perrie enteng
“Siapa lo?? Gue gaada kaitannya ama
lo! dasar hama!!” kata gue langsung kejar Clara.. gue nanya terus sama
suster-suster sana, terus gue liat dia lari keluar, lari ke depan jalan raya
“Claraa!!” teriak gue ke dia tapi
dia makin lari kencang.. lalu ada truk yang mau menabrak Clara
“CLARAAAAAA!!!!” kata gue lalu
lari kenceng dan mendorong Clara sambil memeluk nya agar dia gak kesakitan
“Za.... Zayn??” kata Clara lalu
gue tetep aja memaksakan diri agar kuat lalu mencium jidatnya Clara
“udah, lo jangan ulangi ini ya...
dia hanya buat kita gampang putus.. semuanya itu bohongg.. jangan percaya”kata
gue dan dia mengangguk-angguk “ya sudah.. sekarang kita balik ke rumah sakit
ya..” kata gue.. dia hanya ngangguk-ngangguk. Gue lalu berdiri dan bantuin dia
berdiri dan di fotoin ama paparazi
--END ZAYN POV--
Gue taget dia nyelamatin gue dari
tabrakan truk itu. Kalo ga, mungkin gue udah sama kayak aspal kali.. lalu dia
meng explain ke gue lalu gue hanya ngangguk aja. Saat dia bantuin gue,
tiba-tiba papparazi datang mengelilingi gue
“Zaynn...” bisik gue ke Zayn,
tapi dia tetap tidak menjawab hanya memgang pinggul gue
“Zayn, bisakah anda menjelaskan
siapa dia?? Apa dia pacar mu yang baru/ atau selingkuhan nya Perrie??” kata
Papparazi sedangkan gue hanya takut gemetaran lalu Zayn ngomong
“Maaf, dia pacar asliku...Perrie
bukan pacarku..” kata Zayn langsung narik gue keluar keramaian dan gue taget
banget
“Zayn?” kata gue ke Zayn sambil
lari tapi Zayn hanya ngasih kode.. buset gue.. gue.. gue gatau artinya
.______________. #gubraakk
*SKIP di rumah sakit*
“Zayn..” kata gue ke dia sambil
melas sedangkan dia sedang nyiapin minum tapi dia tetap ga noleh “makasih
Zayn.. tapi lo bener-bener yakin bilang itu di depan publik??” langsung Zayn
noleh ke gue langsung lari ke arah gue dan meluk gue
“gue kan ngasih tau yang nyata ke
publik” kata Zayn ke gue dan pelukannya makin erat dan gue hanya bilang
“Terimakasih” lalu Zayn lepasin pelukan gue
“apa lo gak suka?” tanya Zayn ke
gue
“gak... aku hanya taget aja knapa
lo bilang itu ke gue..” kata gue sambil senyum dan dia tersenyum
Setelah beberapa bulan berjalan
terus, berita gue pacaran sama Zayn sudah tersebar di smua negara.. dan anehnya
smua Directioner menyutujui hubungan gue sama Zayn termasuk momnya dia.. ahhh,
pokoknya seneng gue sampai pada suatu hari
“Clara.. ini 1 year Anniv” kata
Zayn.. ya, 1 tahun dan gue sudah dipulangkan beberapa bulan yang lalu dan itu
adalah suatu anugrah bangeeett TwT)7
“lo mau napain untuk ngerayain
anniv 1 year kita??” kata Zayn
“ehmm, ke taman aja, atau ga
makan-makan aja.. soalnya aku mau nya simple simple aja, Za :3” kata ku ke
Zayn, dan Zayn hanya senyum-senyum sndiri
“okay deh, babe, kau sekarang
ganti baju dulu.. yang simple tapi cantik ya.. kan kata nya mau simple
perayaannya :3” kata Zayn. Gue haya senyum sambil ngangguk lalu keatas untuk
ganti baju. Setelah selesai, Zayn juga udah ganti baju (aku gatau kapan dia
ganti baju ._.)
“yuk babe, tapi kau harus kututup
matanya,” kata Zayn lalu gue ditutup matanya ama Zayn pakai kain lalu gue masuk
mobil
Saat menunggu lama, aku pun sudah
tiba di padang rumput yang luas.. Disana hanya lake dan tempat duduk
“ya ampun sepi amat yaa,”kataku
senyum
“Do you like it??” tanya Zayn
“A lott,” kataku lalu mencium
keningnya dan berlari-lari ke meja tersebut dan Zayn nyusul dengan cara dia
mengejarku.. Ah, romantik banget~
“udah laper??” tanyanya lalu aku
ngangguk dan tanganku ditarik sama Zayn ke tempat duduk yang disediakan. Ada 2
kusi dan satu meja, bunga dan makanan. Romantik bangett :”)
“you first, princess ;)”kata Zayn
sambil kayak gituin kursi ku (tau kan._.)
“thanks, prince :)”kataku lalu
Zayn duduk dan awkward pun terjadi
“kamu ga makan?? Katanya
laper,”goda Zayn lalu aku geleng-geleng kepala “kalau gamakan aku suapin
ya,”tanyanya lalu aku ngangguk dan aku disuapin ama Zayn. Seneng banget ;”)
“oh ya btw, kamu udah agak
sehatan kan?”tanya Zayn lalu aku ngangguk. Dan dia ambil seseuatu dari saku
celananya lalu mengeluarkan kotak kecil
“dulu, kamu pernah nanya kan?
Kalau kamu sehat, aku bakal napain? Sekarang aku mau menepati janji ku
:)”katanya lalu aku nangis terharu
“Za-Zayn :”)” kataku lalu dia
mengenggam tanganku lalu memasukkan isi dari kotak kecil itu, sebuah cincin,
lalu berkata
“So, you wanna to be my pride?”
“Yes I will” kataku lalu kami pun
hidup happily ever after~
-----------------------------
THE END -----------------------------
Langganan:
Postingan (Atom)


